Pada Usia Berapa Les Anak Bisa dilakukan?

Pernahkah Anda merasa tidak sabar untuk segera memasukkan si kecil ke tempat les? Ya, banyak orang tua memang ingin si kecil mendapatkan yang terbaik di masa pertumbuhannya. Namun, tahukah Anda bahwa ada batasan usia yang tepat bagi si kecil untuk dimasukkan ke tempat les anak. Kapankah waktunya? Nah, di bawah ini akan dijelaskan selengkapnya.

Alasan Orang Tua Memasukkan Anak Les Sejak Dini

Jika zaman dahulu, anak sekolah dasar-pun masih jarang yang mengikuti les di luar sekolah. Namun di zaman sekarang, anak dengan usia 3-4 tahun sudah mulai dimasukkan ke tempat-tempat les baik untuk mengikuti les membaca, les berhitung, les menulis, les gambar hingga les bahasa asing.

Beberapa alasan orang tua melakukan hal ini karena mereka khawatir jika anaknya tidak mampu bersaing dengan bank lainnya. Fenomena ini yang saat ini terjadi di masyarakat saat ini. sebenarnya, memasukkan anak les di usia dini itu perlu tidak sih?

Dampak Les bagi Anak

Menurut wakil presiden Kumon North Amerika Dean Bradley mengatakan bahwa anak boleh dimasukkan ke tempat les pada saat ia memasuki usia 4 tahun. Sistem les di sini juga berbeda di mana anak akan diajari dengan cara yang menyenangkan.

Selain itu, belum ada juga hasil statistik yang menyebutkan jika mengajari anak pra TK untuk belajar membaca dan berhitung berpengaruh terhadap nilai anak di masa yang akan datang. Anak juga belum tentu akan menjadi yang paling pintar di sekolah dasar.

Lantas, Kapan Waktu Paling Ideal untuk Memasukkan Les Anak?

Perlu Anda ketahui terlebih dahulu bahwa memberikan les di usia dini sangat tidak disarankan. Hal ini karena anak masih membutuhkan bermain dan belajar akan dunia yang ada di sekitarnya untuk mengembangkan kemampuan kognitif dan motoriknya.

Di usia anak memasuki 5-6 tahun, proses belajar yang dilakukan masih berbentuk kegiatan fisik. Hal ini karena kebanyakan anak tidak merespons jika diberikan kegiatan belajar yang berlebihan di usia dini.

Nah, ketika anak masuk kelas 2-3 SD yang artinya ia berada d usia 7-8 tahun, baru deh Anda bisa memasukkan anak ke tempat les. Memasukkan anak ke tempat les pun juga harus ada alasan, misalnya karena memang dia membutuhkan pelajaran tambahan. Mulailah dengan melakukan les dengan dua sesi per minggu, jika sudah Anda bisa menurunkannya menjadi satu minggu cukup satu kali pertemuan saja.

Dibandingkan mengajak anak untuk pergi ke tempat les di usia dini, Anda bisa mengajak anak ke tempat yang edukatif. Misalnya seperti science center, area outdoor dan juga museum. jikapun Anda ingin memberikan anak les, berilah les yang menyenangkan dan mengasah kemampuan motorik mereka.

Misalnya dengan les gambar. Ya, les gambar menjadi salah satu metode yang paling tepat untuk mengasah keterampilan si kecil yang tidak memberatkan. Selai menyenangkan, les ini juga memiliki beragam manfaat yang luar biasa untuk masa depan di kecil.

Jika Anda ingin memasukkan anak untuk les pelajaran, ada baiknya jika les tersebut diberikan pada masa usia anak 7-10 tahun. Pasalnya, di usia ini anak sudah mulai bisa diajak untuk berkonsentrasi dan memikirkan hal-hal baru yang sifatnya serius.

Jangan pernah mengajari anak apalagi memasukkan anak les musik di usia 6 tahun. Mengapa demikian? Hal ini karena pemberian les musik di usia dini bisa berdampak pada anak tidak akan suka lagi dengan musik di saat ia tumbuh besar.

Jadi, pastikan Anda memasukkan les anak di usia yang tepat. Jangan karena takut anak tidak bisa bersaing dengan anak lainnya membuat anda memasukkan anak les terlalu dini. Nah, untuk mendapatkan informasi seputar les, Anda bisa kunjungi esda.co.id.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *